MEEPAGO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengawali rangkaian peringatan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah dengan ibadah syukur yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur, Jalan Sisingamangaraja, Kabupaten Nabire, Jumat (20/2/2026) pagi.
Ibadah berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Pendeta Leon Wairara. Ratusan aparatur sipil negara, pejabat di lingkungan Pemprov Papua Tengah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir mengikuti jalannya ibadah dengan penuh khusyuk.
Kegiatan tersebut menjadi pembuka peringatan satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, yang tepat satu tahun memimpin provinsi tersebut.
Sejumlah agenda telah disiapkan dalam peringatan ini, termasuk pemaparan capaian kinerja selama satu tahun masa jabatan. Pemerintah provinsi juga menghadirkan sesi talkshow dan dialog interaktif sebagai puncak kegiatan.
Talkshow tersebut dipandu jurnalis senior Andy Flores Noya dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Tribun Papua Official. Forum ini menghadirkan dialog antara pimpinan daerah dan audiens untuk membahas program, visi, serta evaluasi kinerja pemerintahan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Sejak pagi, pegawai dan tamu undangan memadati lokasi acara meski hujan ringan mengguyur wilayah Nabire. Untuk mengakomodasi undangan yang tidak tertampung di dalam ruangan, panitia menyiapkan dua layar lebar di area luar ballroom.
Berdasarkan susunan acara, ibadah syukur dimulai pukul 08.00 WIT dan berakhir pukul 08.30 WIT. Selanjutnya, rangkaian talkshow dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pemutaran video visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.
Diskusi utama dan sesi tanya jawab berlangsung dalam beberapa segmen yang diselingi pemutaran video serta jeda istirahat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.23 WIT.
Peringatan satu tahun kepemimpinan ini menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi atas perjalanan pemerintahan Provinsi Papua Tengah dalam membangun daerah sejak terbentuk sebagai provinsi baru.(**)