Kadin Papua Tengah Gelar Temu Wicara dan Ramah Tamah

Dorong UMKM Lokal, Kadin Papua Tengah Gelar Temu Wicara dan Ramah Tamah

MEEPAGO.COM- Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Papua Tengah akan menggelar kegiatan temu wicara dan ramah tamah bertema “Akselerasi Ekonomi Papua Tengah, Membangun Sinergi Investasi dan Pemberdayaan Pengusaha Lokal” pada Rabu (25/2/2026).Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Aula Resto Jakarta, Karang Mulia, Nabire.

Ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gobai, mengatakan agenda ini menjadi program perdana pada 2026 sebagai langkah awal menjalankan sejumlah rencana strategis organisasi.“Ini bagian dari upaya kami mulai bergerak lebih terarah dan terukur dalam mendukung penguatan ekonomi daerah,” ujar Gobai saat konferensi pers di Kantor Kadin Papua Tengah, Kalibobo, Nabire, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, berbagai program yang akan dijalankan merupakan tindak lanjut hasil Rapat Pimpinan Nasional dan Rapat Pimpinan Provinsi tahun sebelumnya. Rencana tersebut telah dirumuskan dengan mempertimbangkan masukan tokoh ekonomi dan jajaran pengurus Kadin setempat.

Gobai menegaskan, potensi ekonomi Papua Tengah tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan. Pihaknya mendorong pengembangan sektor perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, serta bidang strategis lainnya guna menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam yang tersedia.

Ia juga menyebutkan bahwa Direktur Eksekutif Kadin Pusat dijadwalkan hadir untuk mendengarkan pemaparan program Kadin Papua Tengah, yang akan diselaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Tengah lima tahun ke depan.“Kami ingin Kadin menjadi motor penggerak ekonomi, terutama dalam mendorong UMKM dan pengusaha lokal. Kadin harus hadir memberikan pelayanan serta mempermudah proses administrasi bagi pelaku usaha, baik lokal maupun nasional,” katanya.

Selain itu, Kadin Papua Tengah telah membentuk Tim 11 yang bertugas mendata serta mengkaji potensi ekonomi unggulan di delapan kabupaten. Kajian tersebut hampir rampung dan akan dipresentasikan sebagai bahan rujukan kebijakan bagi pemerintah provinsi.

Hasil kajian itu juga akan disusun dalam bentuk materi publikasi dan promosi guna memberikan gambaran potensi daerah kepada investor dan pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Papua Tengah.Gobai menambahkan, setelah kegiatan temu wicara dan ramah tamah, pihaknya berencana menggelar pertemuan dengan sembilan hingga sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas percepatan sinergi program antara pemerintah dan dunia usaha.

Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun perekonomian Papua Tengah.“Kita harus memiliki visi yang sama untuk menggerakkan ekonomi daerah. Saatnya bersinergi membangun Papua Tengah secara bersama-sama,” ujarnya.(**)