MEEPAGO.COM,DOGIYAI-Bantuan sepeda motor kepada pengojek lokal di tiga kabupaten di Papua Tengah dinilai bukan sekadar bantuan kendaraan, tetapi langkah strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan.
Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Provinsi Papua Tengah, Fience L. Mofu, mengapresiasi kebijakan Gubernur Papua Tengah Meki Frizt Mawipa, S.H. yang menyerahkan bantuan sepeda motor kepada para pengojek di Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai.
Masing-masing kabupaten menerima 34 unit sepeda motor, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 102 unit.
Fience menilai pengojek lokal memiliki posisi penting dalam rantai ekonomi masyarakat. Mereka tidak hanya menyediakan jasa transportasi bagi warga, tetapi juga membantu menghubungkan hasil produksi masyarakat dari pedalaman dengan pasar.
Menurutnya, peran tersebut sangat terasa bagi para pedagang kecil, khususnya Mama-Mama Pasar yang membutuhkan jasa transportasi untuk membawa hasil kebun dan kebutuhan dagangan.
“Mereka adalah pengusaha akar rumput yang mempunyai andil sangat besar dalam mendongkrak ekonomi keluarga di tanah ini. Jasa mereka tidak berhenti sampai mengantar orang saja, mereka juga membantu Mama-Mama Pasar untuk mengantar dan menjemput barang jualan mulai dari sayur-sayuran, ubi-ubian, hasil kebun, hingga kebutuhan pokok lainnya dari tempat produksi ke pasar maupun ke rumah-rumah warga,” ujar Fience, Kamis (10/9/2026).
Ia mengatakan, kondisi geografis Papua Tengah yang memiliki medan berat dan akses jalan yang belum merata membuat keberadaan pengojek menjadi semakin strategis.
Kelancaran transportasi, kata dia, turut menentukan bagaimana hasil bumi masyarakat dapat mencapai pasar serta bagaimana kebutuhan sehari-hari warga di wilayah pedalaman bisa terpenuhi.
Karena itu, Fience menilai bantuan kendaraan tersebut berpotensi memberikan dampak berantai. Selain mempermudah mobilitas pengojek, kendaraan yang lebih layak diharapkan dapat menekan beban operasional, menjaga kesinambungan pendapatan, sekaligus mendukung perekonomian keluarga.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Meki Mawipa. Perhatian ini sangat berarti bagi kami di tanah Dogiyai, Deiyai, dan Paniai. Ini bukan sekadar pemberian barang, melainkan bukti bahwa pemerintah hadir, melihat, dan peduli pada orang-orang kecil yang bekerja jujur setiap hari untuk menafkahi keluarga dan melayani masyarakat,” katanya.
Fience berharap perhatian pemerintah terhadap pelaku ekonomi informal tidak berhenti pada penyerahan kendaraan. Ia mendorong adanya dukungan lanjutan, termasuk pemeliharaan kendaraan dan program lain yang dapat meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan pengojek lokal.
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar menggunakan dan merawat kendaraan tersebut secara bertanggung jawab, mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan jujur.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan mendapat sambutan dari pemerintah kabupaten, tokoh adat, tokoh masyarakat serta warga yang hadir.
Bagi KAPP Papua Tengah, kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan dengan menyentuh langsung pelaku usaha mikro yang sehari-hari berada di tengah masyarakat.
“Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memberdayakan pelaku usaha mikro di Deiyai, Paniai dan Dogiyai,” tutup Fience.(**)