MEEPAGO.COM- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mendorong seluruh pemangku kepentingan di Papua Tengah memperkuat komunikasi dan menjaga stabilitas daerah menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.Pesan tersebut disampaikan Pigai saat berdialog dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah di Nabire, Minggu (16/8/2026).
Pertemuan itu menjadi ruang koordinasi untuk membahas perkembangan pembangunan sekaligus situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.Pigai menekankan pentingnya kondisi yang aman dan damai agar masyarakat Papua Tengah dapat mengikuti seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan dengan suasana yang nyaman dan penuh kegembiraan.“Semua tujuannya untuk menciptakan kedamaian dan suasana yang aman menyambut 17 Agustus, supaya kita semua riang dan gembira,” kata Pigai.Dialog tersebut dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, unsur DPR Papua Tengah, Majelis Rakyat Papua (MRP), TNI, Polri, kejaksaan, serta unsur intelijen.
Menurut Pigai, keterbukaan komunikasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam membaca perkembangan daerah. Koordinasi tersebut juga diperlukan untuk memastikan berbagai persoalan yang muncul dapat ditangani secara bersama sehingga tidak berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan pelayanan masyarakat.
Momentum dialog ini berlangsung ketika pemerintah dan aparat keamanan masih melakukan langkah pemulihan kondisi Papua Tengah setelah kerusuhan yang terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Selasa (11/8/2026).Dalam insiden tersebut, sebanyak 18 kantor pemerintahan dilaporkan mengalami pembakaran, perusakan, maupun penjarahan.
Peristiwa itu berkaitan dengan polemik penyaluran Dana Desa tahap pertama Tahun Anggaran 2026.Pasca kejadian, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Puncak menyiapkan sejumlah langkah pemulihan. Upaya tersebut antara lain melakukan pendataan kerusakan serta menyediakan lokasi sementara agar aktivitas pelayanan pemerintahan tetap dapat berjalan.
Kehadiran Pigai di Papua Tengah tidak hanya berkaitan dengan agenda peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di tengah proses pembangunan.
Pigai dijadwalkan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Papua Tengah pada Senin (17/8/2026).Dengan situasi keamanan menjadi perhatian, koordinasi lintas lembaga diharapkan mampu memastikan peringatan kemerdekaan berlangsung aman sekaligus menjadi momentum memperkuat persatuan dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Papua Tengah.(**)