MEEPAGO.COM- Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah mengapresiasi langkah PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam mendukung pengusaha muda Orang Asli Papua (OAP). Dukungan tersebut dinilai mampu mendorong pelaku usaha lokal menembus pasar industri skala besar.
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, menyampaikan apresiasi tersebut saat meninjau usaha pertanian hidroponik di Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Senin (24/3/2026).“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport atas dukungan nyata kepada pengusaha muda OAP. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga membuka harapan baru bagi generasi muda Papua,” ujar Yoti.
Dalam kunjungan itu, Yoti didampingi jajaran pengurus BPD HIPMI Papua Tengah dan BPC HIPMI Mimika meninjau budidaya sayur pakcoy hidroponik milik Painus Magai.Painus mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan PTFI. Usaha yang berdiri di atas lahan seluas satu hektare tersebut kini telah menjadi pemasok rutin bagi perusahaan tambang tersebut.“Harapan kami kerja sama ini terus berlanjut sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” kata Painus.
Ia menjelaskan, satu bangunan hidroponik mampu menghasilkan sekitar 600 kilogram pakcoy dalam sekali panen. Secara keseluruhan, produksi sayur dari usaha tersebut dapat mencapai lebih dari dua ton dan dipasarkan ke PTFI.
Yoti berharap dukungan dari berbagai pihak, khususnya PTFI, dapat memicu lahirnya lebih banyak pengusaha muda OAP yang mandiri dan berdaya saing.“Ini menjadi bukti bahwa pengusaha muda OAP mampu menembus pasar industri besar dan memenuhi standar kebutuhan perusahaan. Kolaborasi ini menunjukkan dukungan konkret PTFI dalam memberdayakan pelaku usaha lokal di Papua Tengah,” tutupnya.(**)