MEEPAGO.COM-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Nabire, Sabtu, 28 Februari 2026. Forum ini menjadi ajang penataan struktur kepengurusan sekaligus penguatan konsolidasi internal menghadapi dinamika politik nasional menjelang Pemilu 2029.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari delapan kabupaten se-Papua Tengah. Agenda utama meliputi pembenahan struktur organisasi serta pembahasan formatur kepengurusan di tingkat daerah.
Musda dibuka Ketua DPW PAN Papua Tengah Deinas Geley didampingi Sekretaris DPW Aner Maisini. Selain agenda internal, peserta juga mengikuti konsolidasi secara virtual bersama pengurus pusat untuk membahas usulan nama-nama formatur yang diajukan dari tingkat kabupaten.
Dalam arahannya secara daring, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyoroti kemungkinan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia meminta kader di Papua Tengah menyiapkan langkah strategis untuk merespons perkembangan tersebut.
Ketua DPW PAN Papua Tengah Deinas Geley menyampaikan bahwa nama-nama yang diusulkan berasal dari ketua-ketua DPD di kabupaten dan telah diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat melalui DPW.
Sementara itu, Sekretaris DPW Aner Maisini menegaskan Musda menjadi forum strategis untuk memperkuat soliditas partai dan menyelaraskan arah kebijakan organisasi dengan dinamika politik nasional maupun daerah menuju Pemilu 2029. Ia juga menyatakan komitmen partai mendukung program pemerintah provinsi serta kebijakan nasional.
Pelaksanaan Musda berlangsung dengan pengamanan aparat kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif. DPW PAN Papua Tengah berharap forum ini menjadi titik awal penguatan disiplin organisasi serta konsolidasi menyeluruh di tingkat wilayah.(**)