Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, saat menyerahkan bantuan pendidikan di Aula Kantor Bupati Paniai, Distrik Paniai Timur, Jumat (23/1/2026). foto : HumasPPT

Gubernur Papua Tengah Targetkan Cetak 100 Dokter Spesialis Asli Papua

MEEPAGO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi memberlakukan kebijakan sekolah gratis untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, saat kegiatan penyerahan bantuan pendidikan di Aula Kantor Bupati Paniai, Distrik Paniai Timur, Jumat (23/1/2026).


Gubernur menegaskan, kebijakan sekolah gratis bertujuan menghapus hambatan ekonomi yang selama ini membatasi akses pendidikan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman Papua Tengah. Ia juga mengingatkan seluruh pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik.
“Mulai tahun ini sekolah gratis. Jika masih ada guru atau sekolah yang meminta biaya, saya minta aparat penegak hukum menindak tegas,” ujarnya.


Selain sektor pendidikan dasar dan menengah, Pemprov Papua Tengah juga meluncurkan program strategis pencetakan 100 dokter spesialis dari kalangan Orang Asli Papua (OAP). Program tersebut dirancang sebagai langkah jangka panjang untuk memperkuat layanan kesehatan dan mengatasi keterbatasan tenaga medis spesialis di daerah.


Gubernur Meki Nawipa menyampaikan, pemerintah provinsi bersama Wakil Gubernur Deinas Geley berkomitmen membiayai penuh pendidikan kedokteran bagi putra-putri asli Papua Tengah selama lima tahun ke depan.
“Kami menargetkan dalam lima tahun mendatang Papua Tengah memiliki 100 dokter spesialis dari anak-anak asli daerah agar pelayanan kesehatan semakin optimal,” katanya.


Sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia, Pemprov Papua Tengah juga menyalurkan 75 unit laptop kepada pelajar berprestasi yang mengikuti Festival Budaya Pelajar. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk mendukung proses belajar sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan.


Selain itu, pemerintah daerah tengah mengoptimalkan penyerapan kuota beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah pusat guna memperluas akses pendidikan bagi pelajar Papua Tengah.
Gubernur berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan motivasi generasi muda untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan.(**)