Polda Papua Tengah Jamin Rekrutmen Polri Transparan dan Bebas Kecurangan

Polda Papua Tengah Jamin Rekrutmen Polri Transparan dan Bebas Kecurangan

Posted on 2026-06-08 17:02:05 dibaca 135 kali

MEEPAGO.COM-;Polda Papua Tengah memastikan proses rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari praktik kecurangan.Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Papua Tengah, Felli Hermanto, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut menjadi komitmen institusi dalam menjaga integritas proses rekrutmen guna menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas.

Ia menjelaskan, penerimaan anggota Polri, baik jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, maupun Tamtama, dilakukan secara terpadu melalui mekanisme nasional tanpa adanya jalur khusus atau titipan.Sebagai daerah otonom baru yang впервые melaksanakan rekrutmen secara mandiri, Polda Papua Tengah berupaya menjaga kredibilitas setiap tahapan seleksi. Panitia juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran.“Panitia akan menjunjung tinggi prinsip BETAH dan menindak tegas setiap indikasi kecurangan, termasuk jika melibatkan panitia sendiri,” ujar Felli.

Ia juga mengimbau para peserta untuk mengandalkan kemampuan pribadi serta mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi setiap tahapan seleksi.Untuk jalur Akpol, seluruh proses hanya dilakukan melalui jalur reguler nasional. Saat ini, peserta telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan tahap kedua dan akan melanjutkan ke tahapan tes penelusuran mental kepribadian (PMK), pemeriksaan administrasi akhir, serta sidang penentuan akhir tingkat daerah yang dijadwalkan pada 26 Juni 2026.

Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol Semarang pada 3 hingga 27 Juli 2026.Sementara itu, peserta seleksi Bintara dan Tamtama masih akan menjalani sejumlah tahapan lanjutan, mulai dari pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan tahap kedua, tes kesamaptaan jasmani, PMK, pemeriksaan administrasi akhir, supervisi Mabes Polri, hingga sidang penentuan akhir daerah yang dijadwalkan pada 3 Juli 2026. Peserta yang lolos akan memulai pendidikan pada 20 Juli 2026.

Saat ini, tercatat sebanyak 58 calon Bintara dan tujuh calon Tamtama Brimob masih mengikuti proses seleksi. Adapun jumlah peserta Akpol yang akan melaju ke tingkat pusat masih menunggu arahan lebih lanjut dari Mabes Polri.

Polda Papua Tengah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh proses seleksi ditegaskan tidak dipungut biaya dan hasil akhir sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta.“Jangan percaya kepada calo atau pihak yang mengaku dapat meluluskan peserta. Semua proses dilakukan secara terbuka dan dapat diawasi bersama,” kata Felli.(**)

Copyright 2025 Meepago.com

Alamat: Jl. Kesehatan No.5, Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah 98811

Telpon: 081366277488

E-Mail: admin@meepago.com