Vaksinasi Booster di lingkungan Yayasan PESAT Nabire

Vaksinasi Booster di lingkungan Yayasan PESAT Nabire

Nabire, Dalam rangka mendukung program Vaksinasi Nasional melalui Program Vaksinasi ketiga (Booster), Yayasan PESAT Nabire bekerja sama dengan Puskesmas Kalibobo menyelenggarakan pemberian Vaksin Booster bagi Anggota Komunitas PESAT Nabire bertempat di SMK Kristen Anak Panah Nabire, Jumat 11 Maret 2022.

Kegiatan ini dimediasi oleh salah seorang anggota Komunitas Yayasan PESAT Nabire , Fenny Tobing, yang juga merupakan salah seorang tenaga kesehatan di kabupaten Nabire. Vaksinasi ini dimulai pukul 09.00 sampai 12.30 WIT dengan menghadirkan Tim Puskesmas Kalibobo  berjumlah 7 orang tenaga medis yang di pimpin oleh Dr. Diah Setyorini.

Disela-sela kegiatannya kepada awak Meepago.Com, Dr. Diah Setyorini menyampaikan, "Vaksin yang diberikan hari ini adalah Vaksin Moderna. Terdata sudah ada 56 orang yang sudah divaksin, 51 orang menerima dosis ketiga (Booster) dan 5 orang menerima vaksin pertama."

"Penerima vaksin ini tidak semua dari Yayasan PESAT Nabire, namun sebagian ada yang dari luar komunitas seperti SMK Negeri 1 Nabire, SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire, SMK Negeri 2 Nabire dan umum. Dari sejumlah pendaftar terdapat beberapa diantaranya yang ditolak dengan alasan karena calon penerima vaksin memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif dan ada yang sedang mengalami batuk pilek ringan." Lanjut dokter Diah.

Ketika awak Meepago.Com menanyakan kepada siapa saja vaksinasi Booster Moderna saat ini dapat diberikan,  Suster Ivon salah seorang nakes dari puskesmas Kalibobo menyatakan pemberian vaksin hanya bagi mereka yang sudah menerima dosis sinovac pertama dan kedua. Atau dosis pertama bagi yang baru pertama kali, atau dosis kedua bagi yang sudah pernah menerima dosis pertama moderna.

Sebagai bentuk dukungan dari lingkungan persekolahan PESAT Nabire, dari pantauan Meepago.Com tampak hadir sebagai penerima vaksin dosis ketiga terdapat dua orang kepala sekolah yaitu kepala SMA Kristen Anak Panah, Refly J. Umpel, S.S. M.Pd dan kepala SMP Kristen Anak Panah Nabire, Drs. Gugu Rongko Jutje Nangaro.

Menurut Refly Jefry Umpel yang biasa disapa 'Meneer', menyatakan keikutsertaannya dalam vaksinasi ini adalah untuk menyukseskan program pemerintah. "Ini program pemerintah jadi saya mendukung". Hal senada disampaikan juga oleh Wiwit Prastowo, salah seorang ASN dari SMK Negeri 2 Nabire.

Lain halnya dengan pendapat salah seorang ibu rumah tangga yang tidak ingin disebutkan namanya berkeinginan mengikuti vaksinasi untuk mendapatkan dosis lengkap sehingga bisa jalan- jalan tanpa harus melakukan PCR atau swap antigen. "Saya mau divaksin karena mau pulang kampung tanpa dites Antigen, kan antigen bayar juga. Sekarang sudah bisa keluar Nabire bebas tanpa swap atau PCR". (meepago.com/ChWawoh)