Ujian Satuan Pendidikan (USP) SMK Kristen Anak Panah Nabire Tahun Pelajaran 2021/2022

Ujian Satuan Pendidikan (USP) SMK Kristen Anak Panah Nabire Tahun Pelajaran 2021/2022 yang dilaksanakan sejak hari Senin, 21 Maret sampai dengan Sabtu, 26 Maret 2022 telah selesai digelar.

Ujian Satuan Pendidikan (USP) SMK Kristen Anak Panah Nabire Tahun Pelajaran 2021/2022
Siswa-Siswi SMK Kristen Anak Panah - Nabire sedang melaksanakan Ujian Satuan Pendidikan (USP) (foto:meepago/ChWawoh)

Nabire. Ujian Satuan Pendidikan (USP) tingkat SMK Kristen Anak Panah Nabire yang digelar dari Senin-Sabtu , 21-26 Maret 2022 pun berakhir. 

Kegiatan Ujian Sekolah yang diikuti oleh 30 peserta diantaranya 15 peserta dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan 15 peserta dari jurusan Multimedia (MM).

Menurut ketua Panitia USP SMK Kristen Anak Panah, Septinus Degei, S.Ds pelaksanaan ujian berlangsung dengan aman dan lancar. "Puji Tuhan, ujian sudah selesai dan semua peserta mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Semoga anak-anak bisa lulus semuanya".

Sementara itu Jasmari, S.Th., M.Pd selaku Kepala SMK Kristen Anak Panah menegaskan bahwa untuk Peserta didik yang dinyatakan lulus dari satuan pendidikan  adalah peserta didik yang telah menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi СOVID-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester; memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan mengikuti ujian sekolah. Ketika ditanya apakah kelulusan 100% di SMK Kristen Anak Panah, Jasmari menjelaskan "Kami Dewan Guru akan rapat khusus untuk membahas kelulusan anak-anak kami sesuai aturan yang ada", ujarnya.

Siswa-siswi SMK Kristen Anak Panah - Nabire setelah selesai menyelesaikan seluruh rangkaian Ujian Satuan Pendidikan (USP) Sabtu, 26 Maret 2022.

Kepada Meepago com, Andreas Marcelino salah seorang peserta dari jurusan RPL menyampaikan optimismenya dalam mengerjakan ujian. "Saya percaya dengan apa yang sudah saya kerjakan dan saya yakin hasil yang maksimal saya nantikan"

Hal senada disampaikan Joni Mote, peserta dari jurusan Multimedia. "Sa su jawab semua, sa yakin sa pasti lulus", ungkap Joni yang juga merupakan salah satu putra daerah Papua dari suku Mee yang juga merupakan salah satu Rapper SMKKAP. (meepago.com/ChWawoh)