Lokakarya Kepala-kepala Sekolah di Lingkungan Persekolahan Yayasan PESAT Nabire

Senin, 20 Juni 2022 sampai dengan Selasa 21 Juni 2022 Departemen Pendidikan Yayasan Pesat Nabire mengadakan kegiatan lokakarya bagi para kepala sekolah di lingkungan persekolahan Yayasan Pesat Nabire.

Lokakarya Kepala-kepala Sekolah di Lingkungan Persekolahan Yayasan PESAT Nabire
Para Kepala Sekolah Persekolahan Yayasan Pesat Nabire peserta lokakarya kepala sekolah bersama dengan Dewan Pembina, Pengurus Yayasan Pesat Nabire dan Departemen Pendidikan (Foto:meepago/sabrang)

Nabire.Yayasan PESAT Nabire melalui Departemen Pendidikan Yayasan PESAT Nabire menyelenggarakan Kegiatan Loka Karya Kepala Sekolah di Lingkungan Persekolahan Yayasan PESAT Nabire dengan tema “Menjadi Pemimpin yang Visioner”, digelar selama dua hari pada tanggal 20-21 Juni 2022. 

Ketua Yayasan Pesat Nabire, Eliezer Edo Odo salah satu narasumber dalam lokakarya kepala sekolah yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Yayasan Pesat Nabire, mulai Senin 20 Juni 2022 s/d Selasa, 21 Juni 2022.(foto:meepago.com/sabrang)

Tampil sebagai narasumber diantaranya Ev. Daniel Alexander (Ketua Dewan Pembina Yayasan PESAT Nabire), Eliezer Edo Odo (Ketua Yayasan PESAT Nabire), dan sejumlah narasumber dari Departemen Pendidikan Yayasan PESAT Nabire. 

Kegiatan hari pertama dilaksanakan di RM. Sari Kuring, Jl. Kupang - Kelurahan Kalisusu Kabupetan Nabire dibuka oleh Ketua Yayasan PESAT Nabire, Eliezer Edo Odo. Mengawali lokakarya ini Eliezer Edo Odo menyampaikan ada begitu banyak sekolah diluar Yayasan PESAT. Kita tidak hanya sekedar menambah jumlah sekolah yang ada di Nabire tetapi kita ada karena kita punya panggilan yang khusus. Kegiatan ini merupakan awal untuk bagi setiap kepala sekolah baru untuk mengetahui apa yang akan dikerjakan memasuki tahun ajaran baru. 


Ev. Daniel Alexander tampil membawakan dua materi pertama dengan tema “Leadership Kepala Sekolah” dan “Kepala Sekolah sebagai Agen of Change”.  Pada materi tentang Leadership Kepala Sekolah, Daniel Alexander menekankan modal seorang pemimpin bukanlah penampilan, gelar, pangkat, jabatan, status sosial. Modal seorang pemimpin cuma satu yaitu Penyertaan TUHAN. Tugas seorang pemimpin adalah menyelamatkan, untuk dapat menyelamatkan maka seorang pemimpin harus mengenali musuh utamanya. Untuk di tanah Papua musuh utamanya adalah kemiskinan, sakit penyakit, kemalasan, kebodohan. Ini yang menjadi tugas seorang pemimpin membawa orang yang dipimpinnya keluar dari/terbebas dari musuh-musuh itu. TUHAN menyertai seorang pemimpin selama pemimpin itu hidup.

Pada materi “Kinerja Kepala Sekolah” yang disampaikan oleh Eliezer Edo Odo menegaskan bahwa ‘Seorang Kepala Sekolah adalah Pemimpin Rohani bagi orang-orang yang dipimpinnya”. Pimpinan sekolah harus menjadi Pemimpin Rohani sehingga bisa memimpin orang-orang yang dipimpinnya melalui kehidupan rohaninya. Seorang Pemimpin akan dinilai dari Kinerjanya. Kinerja adalah hasil dari yang dikerjakan selama seorang pemimpin bekerja. 

Kegiatan lokakarya hari kedua dilanjutkan di RM. Eden, jalan A. Gobay – Kelurahan Karang Tumaritis – Nabire berlangsung baik.  Lokakarya ini bertujuan memperlengkapi Kepala-kepala sekolah di lingkungan persekolahan Yayasan Pesat Nabire dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya sehingga menjadi pemimpin yang visioner berlangsung dengan baik.


Beberapa materi lainnya disajikan dalam lokakarya ini diantaranya adalah :
“Pengembangan Pendidikan Karakter”, oleh Suharto, S.Pd., M.Pd, 
“Kepemimpinan Pembelajar”, oleh Budi Santoso, S.Sos
“Kewirausahaan Sekolah”, oleh Yohanes Eddie Sutopo, S.Th
“Perilaku Organisasi”, oleh Galuh Pria Utama, S.Th
“Sistem Keuangan Yayasan PESAT Nabire”, oleh Benediktus J Widya Darmaka 
“Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah”, oleh Rachel Winarsih, S.Pd

Ketua Departemen Pendidikan Yayasan Pesat Nabire, Yohanes Eddie Soetopo,S.Th menyampaikan materi dalam lokakarya kepala sekolah persekolahan Yayasan Pesat Nabire, Selasa, 21 Juni 2022.(Foto:meepago.com/sabrang)

Pada kesempatan itu Departemen Pendidikan Yayasan Pesat Nabire juga mendata kebutuhan personil guru dan tenaga kependidikan sesuai masukan dari masing-masing kepala sekolah untuk mempersiapkan pelaksanaan tahun ajaran baru 2022/2023.(meepago.com/sabrang)