Lokakarya IV Pendidikan Guru Penggerak Kabupaten Nabire.

Sabtu, 23 April 2022 dilaksanakan Lokakarya IV Pendidikan Guru Penggerak Kabupaten Nabire dengan mengusung tema "Guru yang Berpihak Pada Murid". Kegiatan dilakukan di Aula Hotel Mahavira 2 Nabire.

Lokakarya IV Pendidikan Guru Penggerak Kabupaten Nabire.
Kepala Seksi Pendataan PTK Kab. Nabire, Drs. Gestaviantoro, M.Pd bersama Penanggungjawab Kegiatan, Pengajar Praktik dan Calon Guru Pengerak Kab. Nabire dalam Lokakarya IV Guru Pendidikan Guru Penggerak Kab.Nabire, Sabtu 23 April 2022.(Foto:meepago.com/ChWawoh)

Nabire. Bertempat di Aula Hotel Mahavira 2 Nabire,Sabtu, 23 April 2022 dilaksanakan Lokakarya 4 Pendidikan Guru Penggerak Kabupaten Nabire dengan mengusung tema "Guru yang Berpihak Pada Murid".

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendataan PTK,  Drs. Sem Gestaviantoro Purbo, M.Pd. Turut hadir dalam kegiatan ini Penanggungjawab kegiatan dari P4TK Bahasa Jakarta di wakili oleh Erlia Novita, S.Hum

Pelaksanaan lokakarya diikuti oleh 7 orang peserta Calon Guru Penggerak (CGP) yang berasal dari beberapa sekolah di Kabupaten Nabire diantaranya 4 peserta dari SMA Kristen Anak Panah Nabire, 1 peserta dari SMA Negeri 1 Nabire, 1 peserta dari SMP Negeri 5 Nabire dan 1 peserta dari SMP Negeri 1 Makimi. Ikut mendampingi dua orang Pengajar Praktik yaitu Ebit Rusali, M.Pd dari SMP YPPK St. Antonius Nabire dan Stenly Sengkey, S.Pd., Gr. dari SDN Wako Wadio Bawah

Guru Pengajar Praktik, Stenly Sengkey, S.Pd, Gr sedang memberikan materi kepada peserta Lokakarya IV Pendidikan Guru Penggerak Kab. Nabire di Aula Hotel Mahavira 2 Nabire, Sabtu 23 April 2022.(Foto:meepago.com/ChWawoh).

Kepada Meepago com, Stenly Sengkey, S.Pd selaku Pengajar Praktik menuturkan bahwa tujuan lokakarya adalah supaya Calon Guru Penggerak dapat mengaplikasikan tahapan coaching pada rekan sejawat dan dapat menyusun RPP yang mengutamakan diferensiasi murid.
"Tujuan kegiatan ini yaitu pertama Calon Guru Pengerak  dapat memberikan laporan tahapan coaching yang sudah dilakukan oleh masing-masing peserta di sekolah asal dan kedua melakukan penyusunan RPP yang mengutamakan diferensiasi murid", ujar Stenly Sengkey yang juga merupakan Duta Rumah Belajar (DRB) Provinsi Papua tahun 2020

Menurut Sengkey, pelaksanaan proses seleksi Calon Guru Pengerak Tahap 4 ini akan berlangsung hingga bulan September 2022, "Masih ada 5 bulan lagi ke depan dan diharapkan semua peserta dari Kabupaten Nabire bisa lulus semua", pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui. saat ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sedang membuka Calon Guru Pengerak tahap 7 dan salah satu daerah sasaran adalah Kabupaten Nabire. (meepago.com/ChWawoh)