KMP Masirei Tertunda Keberangkatannya.

KMP Masirei Tertunda Keberangkatannya.

KMP Masirei Tertunda Keberangkatannya.
Nabire. Rabu, 21 Desember 2022 Kapal Masirei tertunda keberangkatannya, penumpang membludak(Foto:meepago.com/Yance)

Nabire. Pelabuhan laut samabusa Rabu 21 Desember 2022 kembali dipadati penumpang arus mudik Natal dan Tahun Baru. Kapal  penumpang milik pelayaran ASDP yang semula direncanakan tiba dipelabuhan laut Nabire pada pukul 09:00 WIT tidak dapat langsung merapat dan bersandar di dermaga lantaran penumpang yang sudah menunggu di pelabuhan tidak seperti biasanya, sesuai hasil pemantauan meepago.com sejak pagi para calon penumpang sudah berdatangan ke pelabuhan menunggu datangnya kapal KMP masirei. Pihak ASDP sampai meminta bantuan aparat keamanan dari Polres Nabire guna pengamanan. 


Berdasarkan Manives yang di berikan oleh mualim 1 ada terdapat 214 penumpang, sementara  penumpang naik dengan tujuan pelabuhan Waren - Serui dan Biak melebihi manives tersebut, bahkan melebihi kapasitas muat kapal. Sehingga atas perintah langsung dari kepala pelabuhan laut Nabire, Lans Maniagasi membatalkan keberangkatan kapal Masirei dan menunggu kapal Napan weinami pada hari kamis, 22 Desember 2022 dan dijadwalkan KMP masirei mengangkut penumpang dengan tujuan Biak, sementara Napan weinami mengangkut penumpang Waren dan Serui.


Meepago.com menemui supervisor ASDP Nabire Rudi di Kantor KPLP samabusa guna klarifikasi, beliau menyampaikan Pihak ASDP telah mengambil beberapa langkah guna mengarahkan termasuk membatasi jumlah penumpang, namun upaya itu sia-sia, karena jumlah penunpang yang padat dan telah berada di dermaga sejak pagi pada saat kapal belum ada.

angkutan ternak babi di KMP Masirei
Temuan berikut adalah kapal masirei mengangkut sejumlah penumpang dari Biak, Serui dan Waren. Terdapat beberapa penumpang asal Biak yang membawa hewan ternak babi -+ 30 kandang. Hal ini tentunya bertentangan dengan pernyataan Kepala Dinas Peternakan Kab. Nabire, bahwasanya tidak di ijinkan hewan ternak apapun masuk ke Kab. Nabire dari luar. Hal ini nantinya akan mengundang reksi dari warga masyarakat nabire pelaku bisnis hewan babi. Meepago.com mendatangi  kantor karantina pertanian yang berada di samabusa untuk klarifikasi hal tersebut, namun kantor tersebut sudah kosong.


Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak karantina yang dapat memberikan penjelasan terkait hewan ternak babi yang berasal dari kabupaten Biak Numfor tersebut.(meepago.com/Yance)